Tiba-tiba aku tersadar dari lamunanku… Taxi yang kutumpangi telah berhenti di area terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Buru-buru kurogoh dompetku dan mengambil dua lembar uang pecahan 50.000, kulihat supir taksi itu sedang menurunkan 2 buah koper dari bagasi mobil. Sambil bergegas turun, kuhampiri Lelaki separuh baya itu lalu kuserahkan lembaran uang tersebut diiringi senyum yang sedikit kupaksakan dan ucapan terima kasih yang sekenanya. Tanpa menggubris porter yang menawarkan jasa untuk membawakan koper-koperku itu, dengan cepat kuraih barang-barangku itu dan langsung menuju ke antrian terminal keberangkatan tersebut.
Hari ini adalah hari selasa, kulirik jam tanganku… jam 12.07, wah..harus cepat-cepat cek in nih.. kalo nggak bisa-bisa aku harus ikut next flight, telat sampe tujuan, ribet urusannya. Kulihat area pemeriksaan bagasi yang cukup ramai dan petugas-petugas tanpa ekspresi sedang menjalankan aktifitas kesehariannya tersebut.
Hari ini adalah hari selasa, kulirik jam tanganku… jam 12.07, wah..harus cepat-cepat cek in nih.. kalo nggak bisa-bisa aku harus ikut next flight, telat sampe tujuan, ribet urusannya. Kulihat area pemeriksaan bagasi yang cukup ramai dan petugas-petugas tanpa ekspresi sedang menjalankan aktifitas kesehariannya tersebut.